Luruskan shaf nya. Itu perintah dari Rasulullah shalallahu alaihi wasallam:
“Sungguh luruskanlah shaf kalian, atau (jika tidak) Allah akan benar-benar menimbulkan perselisihan di antara wajah-wajah kalian.”
[HR Al Bukhari (177) dan Muslim (436)]
“Luruskanlah shaf-shaf, sejajarkanlah pundak dengan pundak, isilah bagian yang masih renggang, bersikap lembutlah terhadap lengan teman-teman kalian (ketika mengatur shaf), dan jangan biarkan ada celah untuk (dimasuki oleh) syaithan. Barangsiapa yang menyambung shaf maka Allah akan menyambungnya (dengan rahmat-Nya), dan barangsiapa yang memutus shaf maka Allah akan memutuskannya (dari rahmat-Nya).”
[HR Abu Daud (666). Hadits shahih.]
CARA LURUSKAN SHAF:
“Dahulu (pada masa Nabi) salah seorang dari kami menempelkan pundaknya dengan pundak teman (di sebelah)nya dan tapak kakinya dengan tapak kaki teman (di sebelah)nya.”
[HR Al Bukhari (725)]
“Saya melihat seseorang menempelkan pundaknya dengan pundak teman (di sebelah)nya, lututnya dengan lutut teman (di sebelah)nya, dan mata kakinya dengan mata kaki teman (di sebelah)nya.”
[HR Abu Daud (662)]
Tapi kita liat sekarang shaf shaf pada renggang.Gimana kita liat masa sekarang rapatkan shaf dgn Nempelin kaki aja gak mau. . Kadang alasannya : persis samain dgn sajadah.
Semoga manfa'at.
Bismillah. Assalamu’alaikum.
Bukan ini bukan slogan, You’ll Never Walk Alone yang untuk para pecinta bola dari klub Inggris.
Tapi ini mengenai Keyakinan seorang hamba bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa bersama makhluk-Nya, yang akan mendorongnya menjadi orang yang selalu sadar akan posisi dirinya. Ia akan merasa terus terawasi oleh Allah, sehingga gerak geriknya selalu terkontrol dan takut terjerumus dalam perilaku menyimpang.
Seseorang mungkin menjauh dari dosa dan maksiat saat berada di hadapan dan dilihat orang lain. Tetapi ingat…
“Dan cukuplah Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya”. [al-Isrâ`/17 : 17].
Maka pahamilah, tidak ada seseorangpun yang dapat terbebas dari pengawasan Allah.
“Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kalian kerjakan”. [al-Baqarah /2 : 74]
Saat kita sedang sendiri jangan katakan aku sendiri,
tapi katakan ada yang senantiasa mengawasi diri ini.
Dan sedikitpun jangan menyangka bahwa Allah lalai,
atau menyangka Dia tak tahu apa yang tersembunyi.
Sungguh takwa kepada Allah dalam keadaan tidak nampak (fil-ghaib) dan takut kepada-Nya dalam keadaan tersembunyi merupakan tanda kesempurnaan iman.
“Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhan mereka dalam keadaan tersembunyi akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar”. [al-Mulk/67 : 12]
Utk yang lagi Galau… Tersenyumlah untuk dunia yang kita jalani.
Bersabarlah.. Percayalah Allah sayang padamu.
Allah Ta’ala berfirman:
Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. [al Anfal/8:46].
Berdoalah teman teman.. terus berdoa..
Dan apabila hamba-Ku bertanya kepada-Mu (wahai Muhammad) tentang Aku, maka (sampaikanlah) sesungguhnya Aku dekat, Aku menjawab permohonan doa yang dipanjatkan kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi perintah-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu mendapatkan petunjuk” [al-Baqarah/2:186]
So teman teman…. You’ll Never Walk Alone.. Sadari itu.. dan BERBAHAGIALAH