1.      Dahsyatnya Bahaya Miras Allah Ta’ala  telah berfrman:

2.      Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi,

3.       tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. QS Al-A’raaf: 96)

4.      Penduduk negeri-negeri zaman dahulu yang mendustakan ayat-ayat Allah Ta’ala maka mereka ditimpa adzab karena lakon mereka.

5.      Di antara tanda pendustaan ayat-ayat Allah adalah menciptakan aturan yang melanggar atau bertentangan dengan ayat-ayat Allah.

6.      Dalam pembicaraan ini mengenai miras, minuman keras atau khamr atau minuman beralkohol yang jelas haram, dan sangat dahsyat bahayanya.

7.      Secara kenyataan, miras (minuman keras, khamr, atau minuman beralkohol) bukan hanya mengakibatkan korbannya rusak akalnya,

8.      badannya, ataupun tewas, namun penenggak miras bisa berbuat jahat yang sejahat-jahatnya

9.      Begitu dahsyatnya pengaruh miras terhadap diri seseorang maka tidak ada alasan untuk membiarkan berbagai miras beredar.

10.  Miras bukan sekadar merusak raga, otak, jiwa pelakunya belaka, tetapi merusak orang-orang yang dijadikan korbannya.

11.  Entah itu perkosaan, pembunuhan, ataupun pencurian dan kejahatan lainnya.

12.  Dalam Islam minuman keras atau khamr itu telah dinyatakan sebagai induk kekejian.

13.  Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam memperingatkan dengan tegas:

14.  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Khamr itu adalah induk keburukan (ummul khobaits)

15.   dan barangsiapa meminumnya maka Allah tidak menerima sholatnya 40 hari.

16.  Maka apabila ia mati sedang khamr itu ada di dalam perutnya maka ia mati dalam keadaan bangkai jahiliyah. (HR At-Thabrani, Ad-Daraquthni dan lainnya, dihasankan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ hadits nomor 3344).

17.  Allah Ta’ala telah melarang keras khamr dengan firman-Nya:

18.  Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala,

19.   mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan.

20.  Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (QS Al-Maaidah: 91).

21.  Secara terinci, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan dilaknatnya orang-orang yang berkaitan dengan khamr:

22.  Dari Ibnu Umar, ia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Allah melaknat khamr (minuman keras) ,

23.  peminumnya, penuangnya (pengedarnya), penjualnya, pembelinya, pemerasnya (pemroses membuatnya),

24.  orang yang minta diperaskannya (minta dibuatkannya), pembawanya, dan orang yang dibawakan kepadanya.”

25.   Ja’far dalam riwayatnya menambahkan: “dan pemakan harganya.” (Hadits Ibnu Umar dikeluarkan oleh Abu Dawud no. 3674 –dishahihkan oleh Al-Albani–, Al-Hakim no. 7228, ia berkata sanadnya shahih, dan Al-Baihaqi no. 10828, lafal ini bagi Al-Baihaqi).

26.  Lebih dari itu, peminum miras diancam haram masuk surga. Dalam hadits:

27.  Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Tiga golongan yang Allah mengharamkan surga atas mereka: pecandu khamer,

28.   anak yang durhaka kepada orang tua, dan Dayyuts, yaitu seorang yang merelakan keluarganya berbuat kekejian.” (HR Ahmad, dishahihkan oleh Al-Albani  dalam Shahih al-Jami’ nomor 3052, dalam Al-Jami’ As-Shaghir wa ziyadatuh nomor  5363)

29.  Al-Walid bin Uqbah berkata, “Nabi shallallahu alaihi wasallam telah mencambuk (peminum keras) sebanyak 40 kali,”  (HR. Muslim)

30.  Dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Setiap yang memabukkan adalah khamar, dan setiap yang memabukkan adalah haram.

31.  Barangsiapa yang meminum khamar di dunia -kemudian dia mati- sedangkan dia biasa meminumnya

32.  dan tidak bertaubat darinya, niscaya dia tidak akan meminumnya di akhirat (dalam surga).” (HR. Muslim no. 2003)

33.  Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu anhuma dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:

34.  “Setiap yang memabukkan adalah haram. Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah menjanjikan kepada siapa saja yang minum minuman memabukkan,

35.   Dia akan memberinya minuman kepadanya dari Thinatul Khabal.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah apa itu Thinatul Khabal?”

36.  Beliau menjawab, “Keringat penghuni neraka. atau perasan -keringat- penghuni neraka.” (HR. Muslim no. 2002)

37.  Penjelasan ringkas:
Minuman yang memabukkan (miras) dikatakan khamar karena dia yukhammiru al-aql (menutupi akal).

38.  Karenanya apa saja yang jika dikonsumsi bisa menyebabkan hilangnya akal maka dia adalah khamar, berlaku padanya hukum khamar,

39.  dan yang meneguknya dikenai hukuman peneguk khamar, baik dia berupa benda cair maupun benda padat seperti narkoba dan yang semacamnya.

40.  Miras adalah induknya semua kejelekan dan meminumnya termasuk dari perbuatan dosa besar.

41.  Allah Ta’ala telah mengharamkannya secara tegas dalam Al-Qur`an dan menetapkannya sebagai amalan yang najis karena merupakan perbuatan setan.

42.  Ini juga menunjukkan bahwa peminum khamar telah menyerupai setan dalam amalannya.

43.  Rasulullah shallallahu alaihi wasallam juga telah mengharamkannya dan mengancam pelakunya dengan ancaman-ancaman yang sangat mengerikan,

44.  Yang Dimaksud Shalatnya tidak diterima selama 40 hari setiap kali dia meminum khamar.

45.  Tidak diterima di sini BUKAN artinya jika dia shalat maka shalatnya tidak diterima.

46.  Akan tetapi maksudnya di sini adalah bahwa pahala shalatnya selama 40 hari akan terhapus dengan dosa dia minum khamar sekali.

47.  Karenanya selama 40 hari itu dia tetap wajib shalat, jika tidak maka dia berdosa dua kali, dosa minum khamar dan dosa meninggalkan shalat.

 

48.  Semoga Ummat Islam di negeri ini memahami betapa bahaya apa yang telah diharamkan Allah Ta’ala itu

 

49.  dan menolak upaya-upaya siapa saja yang ingin melariskan minuman haram itu,

 

50.  karena pada dasarnya itu adalah rekayasa syetan yang bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara Ummat Islam.

51.  Semoga Allah Ta’ala melindungi Ummat Islam dari aneka bahaya yang mengancam iman dan akhlaq ummat ini.

52.  Dan semoga keluarga kita diselamatkan, jangan sampai ikut-ikutan kepada orang-orang yang memalukan baik di dunia maupun di akherat,

53.  yakni menjual agamanya kepada orang kafir untuk sekadar meni’mati kehidupan dunia yang fana’ ini.

nukilan utama: http://al-atsariyyah.com/peneguk-miras-tidak-diterima-shalatnya.html

  1. wajahkuliner reblogged this from islamdiaries
  2. anandanabilla reblogged this from islamdiaries
  3. loveaufa reblogged this from islamdiaries
  4. flightapollo reblogged this from islamdiaries
  5. mardaisy reblogged this from islamdiaries
  6. islamdiaries posted this